Baca kami | Dengarkan kami | Perhatikan kami | Sertai Acara Langsung | Matikan Iklan | Live |

Klik bahasa anda untuk menterjemahkan artikel ini:

Afrikaans Afrikaans Albanian Albanian Amharic Amharic Arabic Arabic Armenian Armenian Azerbaijani Azerbaijani Basque Basque Belarusian Belarusian Bengali Bengali Bosnian Bosnian Bulgarian Bulgarian Catalan Catalan Cebuano Cebuano Chichewa Chichewa Chinese (Simplified) Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Chinese (Traditional) Corsican Corsican Croatian Croatian Czech Czech Danish Danish Dutch Dutch English English Esperanto Esperanto Estonian Estonian Filipino Filipino Finnish Finnish French French Frisian Frisian Galician Galician Georgian Georgian German German Greek Greek Gujarati Gujarati Haitian Creole Haitian Creole Hausa Hausa Hawaiian Hawaiian Hebrew Hebrew Hindi Hindi Hmong Hmong Hungarian Hungarian Icelandic Icelandic Igbo Igbo Indonesian Indonesian Irish Irish Italian Italian Japanese Japanese Javanese Javanese Kannada Kannada Kazakh Kazakh Khmer Khmer Korean Korean Kurdish (Kurmanji) Kurdish (Kurmanji) Kyrgyz Kyrgyz Lao Lao Latin Latin Latvian Latvian Lithuanian Lithuanian Luxembourgish Luxembourgish Macedonian Macedonian Malagasy Malagasy Malay Malay Malayalam Malayalam Maltese Maltese Maori Maori Marathi Marathi Mongolian Mongolian Myanmar (Burmese) Myanmar (Burmese) Nepali Nepali Norwegian Norwegian Pashto Pashto Persian Persian Polish Polish Portuguese Portuguese Punjabi Punjabi Romanian Romanian Russian Russian Samoan Samoan Scottish Gaelic Scottish Gaelic Serbian Serbian Sesotho Sesotho Shona Shona Sindhi Sindhi Sinhala Sinhala Slovak Slovak Slovenian Slovenian Somali Somali Spanish Spanish Sudanese Sudanese Swahili Swahili Swedish Swedish Tajik Tajik Tamil Tamil Telugu Telugu Thai Thai Turkish Turkish Ukrainian Ukrainian Urdu Urdu Uzbek Uzbek Vietnamese Vietnamese Welsh Welsh Xhosa Xhosa Yiddish Yiddish Yoruba Yoruba Zulu Zulu

Rusia melancarkan skema 'pelancongan vaksin' untuk pelawat asing

Rusia melancarkan skema 'pelancongan vaksin' untuk pelawat asing
Rusia melancarkan skema 'pelancongan vaksin' untuk pelawat asing
Ditulis oleh Harry Johnson

Kerajaan Rusia membuat skema 'pelancongan vaksin' untuk pelawat asing untuk menerima tusukan vaksin COVID-19 berbayar di Rusia.

  • Pelawat asing akan dapat mendapat ubat suntikan COVID-19 di Rusia
  • Putin memerintahkan untuk menyelesaikan masalah vaksinasi COVID-19 berbayar untuk orang asing di Rusia sebelum akhir bulan Jun
  • Terdapat permintaan besar untuk pelancongan vaksin, kata pegawai Rusia

Menurut Jurucakap Kremlin Dmitry Peskov, pelawat asing akan dapat menerima suntikan vaksin COVID-19 di Rusia di bawah skema 'pelancongan vaksin' baru yang mungkin dilancarkan dalam beberapa minggu.

Program ini akan dilancarkan dengan segera kerana permintaan yang semakin meningkat untuk vaksinasi ini, tambah pejabat itu.

"Ini mungkin masalah satu atau dua bulan, karena ada permintaan besar untuk pelancongan vaksin," katanya ketika ditanya kapan 'pelancongan vaksin' ke Rusia akan dimulai.

Sebelumnya, Presiden Rusia Putin memerintahkan pemerintah untuk menyelesaikan masalah vaksinasi koronavirus berbayar bagi orang asing di Rusia sebelum akhir bulan Jun.

"Kami tidak hanya memenuhi permintaan kami sendiri, tetapi kami dapat memberi warga negara pilihan untuk datang ke Rusia dan mengambil vaksin di sini," Putin meyakinkan menambahkan bahawa industri farmasi Rusia siap untuk terus meningkatkan produksi vaksin.

"Praktik ini menjadi semakin meluas ketika orang-orang dari berbagai negara, pengusaha, dan ketua syarikat-syarikat besar Eropah sengaja datang ke Rusia untuk mengambil vaksin koronavirus," kata Putin.

"Dalam hal ini, saya meminta pemerintah untuk menganalisis semua aspek dari masalah ini sebelum akhir bulan ini, untuk menciptakan syarat untuk vaksinasi berbayar bagi orang asing di negara kita," tambahnya.